Solusi Sampah Dimulai Dari Hal Yang Sederhana
Solusi Masalah Sampah Dimulai Dari Diri Sendiri
Masalah sampah memang merupakan hal yang terus menjadi persoalan yang harus terus dicari jalan keluar.
Salah satu penangan masalah sampah menurut Bpk.Eko Herwiyanto ,Ap.M.Si selaku Camat Kecamatan sawangan adalah melakukan hal yang paling sederhana dilingkungan keluarga masing masing. Menurutnya di setiap individu harus ada kepedulian masalah sampah minimal bagaimana menerapkan proses pemilahan sampah keluarga menjadi budaya baru disemua keluarga dimanapun ia berada.
Sekarang ini sebagai contoh dari penanggulangan yang sederhana sudah dilakukan sejak lama oleh bpk.eko dirumah peribadinya yaknimelakukan hal yang paling sederhana yaitu melakukan pemilahan sampah organik dan unorganik serta membuat system komposter paling sederhana dan sangat murah dengan cara yang sangat e.menurutnya pula bahwa hampir 75% dari total 5000 ton sampah kota depok adalah sampah organik dan sampah organiklah yang menyebabkan timbulnya permasalahan dimasyarakat terutama masalah bau tak sedap yang ditimbulkannya yang kalau saja pemisahan itu dilakukan disetiap keluarga dan hanya sampah unorganik saja yang dibawa kepenampungan sedangkan sampah organiknya dilakukan komposter maka permasalahan sampah bisa terselesaikan.
Sebagai perbandingan “ Untuk setiap rumah dengan 8 orang penghuni sampah organik yang dihasilkan cukup ditampung dengan alat sederhana berupa tong berukuran kecil yang ditanam ditanah yang dipotong bagian bawahnya dan diatasnya ditutup rapat (lihat gbr) untuk kurun waktu 6 bulan sampah organi tersebut tidak membuat tong menjadi penuh karena terus terurai dengan dibantu dengan jat kimia untuk pengurai sampah “sungguh hal yang luar biasa”tuturnya . Hal ini bias sangat membantu pemerintah dalam penyediaan tempat pengolahan serta efek lain yang ditimbulkan dari sampah .
Oleh karena itu pemahaman masalah sampah harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, teman dekat lingkungan Rt/Rw dst.





