Peresmian Kantor Kelurahan Pengasinan
Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyampaikan Ajang Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2018 sangat penting bagi Pemkot Depok untuk merumuskan kebijakan pembangunan setahun ke depan. Untuk itu, seluruh komponen masyarakat, baik akademisi hingga tokoh agama diminta tidak hanya turut hadir, melainkan juga turut aktif dalam memberikan masukan dan saran demi perubahan dan kemajuan Kota Depok.
“Musrenbang tahun ini sangat penting sekali, karena akan menjadi acuan pembangunan kita di tahun 2019 nanti, semua pihak harus urun rembug. Sebagai kota yang religius dirinya sangat berharap, ustaz, kiai dan agamawan lainnya turut menyumbangkan ide dan pemikirannya dalam Musrenbang tersebut. Selain itu, Mohammad Idris mencontohkan Pemkot Depok saat ini sudah memiliki program prioritas yaitu Ketahanan Keluarga, sehingga diharapkan ada masukan program keagamaan dalam bidang ketahanan keluarga tersebut. Dari sini akan dapat dibuatkan program dan anggaran dari pagu yang dimiliki kelurahan sebesar Rp 2 miliar.
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok di tahun 2017 lalu telah merampungkan pembangunan dan perbaikan (rehab) infrastruktur sebanyak 87 unit. Pembangunan dan rehab tersebut terdiri atas gedung atau bangunan pemerintah, maupun fasilitas umum (fasum).
Kepala Disrumkim Kota Depok, Wijayanto mengatakan, Pemkot Depok juga telah melakukan penyempurnaan terhadap Gedung RSUD Depok, membangun baru Gedung Arsip, rehab Puskesmas sebanyak 10 unit dan membangun baru Puskesmas sebanyak 3 unit. Selain itu, pihaknya juga telah menyelesaikan rehab sekolah sebanyak 14 unit, serta membangun Ruang Kelas Baru (RKB) 33 unit.
“Kita juga membangun dan rehab gedung 1 kecamatan dan 4 kelurahan, serta saat ini Depok sudah punya dua Gedung Balai Rakyat yakni di Beji dan Sukmajaya,” ujar Wijay, sapaan akrabnya, usai menghadiri peresmian Gedung Kecamatan Cinere, Rabu (10/01/2018).
Khusus untuk 1 kelurahan yakni Kelurahan Pengasinan di Kecamatan Sawangan, katanya, pembangunan menelan anggaran hingga Rp 2,5 miliar dengan luas tanah seluruhnya seluas 576 meter persegi.
“Dengan gedung baru dan penataan lingkungannya yang sudah tersedia termasuk landscape dan parkir, semoga bisa bermanfaat untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Semoga target dan pembangunan ini dapat meningkatkan pelayanan dan kenyamanan masyarakat,” tutupnya.
#ppidsawangan#





