FESTIVAL KAMPUNG CINANGKA JILID II
Gelaran Festival Kampung Cinangka Jilid II di wilayah Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, sukses digelar untuk kedua kalinya. Festival Kampung Cinangka yang kental dengan budaya Betawi tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat tak terkecuali Walikota Depok, Mohammad Idris.itu dibuktikan dengan Kehadirannya dalam Pembukaan acara Festival kampung Cinangka dengan didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana dan Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Kota Depok H. Sopian Suri Beserta Camat dan Lurah Se Kecamatan Sawangan (4/5/2018).
“Kami mengembangkan budaya ini sesuai dengan potensi lokal di wilayah, sehingga potensi di masing-masing wilayah sangat berbeda. Di Cinangka memang khas Betawi nya sangat kental sekali,” ujar Wali Kota Depok, Dari itu, sambungnya, ketika dikembangkan budaya lokal di Cinangka sangat tepat. Tak hanya kebudayaan Betawi, namun makanan khas Betawi pun ada dalam festival tahunan tersebut.
“Ini bisa diperkuat bahkan dijadikan ikon Depok, segala jenis budaya dan kuliner Betawi ada di acara tersebut,” paparnya.
Plt Lurah Cinangka, Rizal Farhan mengatakan Festival Cinangka Jilid 2 dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke 19 Kota Depok. Kegiatan itu merupakan persembahan masyarakat Cinangka untuk Kota Depok tercinta.
“Kegiatan ini kami laksanakan dengan keguyuban masyarakat secara swadaya, saling bekerjasama dan berkolaborasi. Dengan istilah sekarang konsepnya colaborasi culture and culiner,” tandasnya.
Ia menambahkan, tema yang diangkat adalah Depok cerdas dan berbudaya. Di mana kearifan lokal budaya-budaya asli tradisi lokal yang diangkat seperti Palang Pintu, Pencak Silat, Gambang Kromong dan Tanjidor.
Kegiatan tersebut juga disesuaikan dengan kegiatan mainan-mainan tradisional jaman old seperti Yeye, Geprak, Dampu dan Angkrak.
“Ini sebagai bentuk mendukung program Kota Depok sebagai kota ramah anak. Kami juga tampilkan story telling bersama Ka Resha dan Bunda Elly dengan kampanye stop kekerasan kepada anak. Disambung dengan lomba mengaduk Uli dan menganam Ketupat dengan berpakaian ibu-ibu zaman old,” ungkapnya.
Acara yang digelar selama Tiga hari yang di mulai dari Jum’at malam sampai dengan Minggu Sore (4 S/d 6 Mei 2018) tersebut dipadati pengunjung baik warga sekitar Cinangka dan luar Depok. kegiatan tersebut Menjadi Kegiatan rutin Masyarakat Cinangka setiap tahunnya.
@ppidsawangan





