Ribuan Warga Sawangan Antusias Ikuti Karnaval Budaya
Ribuan masyarakat Sawangan antusias mengikuti kegiatan Festival Karnaval Budaya. Acara yang di motori oleh Yayasan Lima Belas Juli (YALIJU) ini dirangkai dengan pemberian santunan terhadap 113 anak yatim.
“Karnaval kebudayaan merupakan aset suatu daerah, aset yg perlu dilestarikan. Contohnya adalah karnval budaya yang dilakukan oleh sawangan,” ujar Camat Sawangan Zaenudin saat karnaval budaya YALIJU di Perum Vila Rizki Ilhami, Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, Minggu (15/10/2017).
Dirinya menuturkan, secara umum pemerintah memiliki peran yang untuk menaikkan kegiatan seperti ini menjadi kegiatan akbar yang lebih besar dengan konsep pawai budaya. Dengan wawasan seni masyarakat serta kreativitas tersebut, ini dapat diwujudkan secara bersama dengan seluruh elemen masyarakat.
“Dinas Poryata bisa mengambil ini sebagai kegiatan tahunan yang mengedepankan kearifan lokal, meski masih sederhana jika ada perhatian khusus ini akan sangat baik, pelaksanaannya dapat menunjukan simbol kearifan lokal dari Kota Depok itu sendiri,” katanya.
Yang terpenting, sambungnya, kegiatan seperti ini menjadi wadah silaturahmi warga Sawangan. Kebersamaan juga dapat terlihat, sebab dalam menciptakan karya ini dilakukan secara bersama-sama. Ia juga mengungkapkan, pihaknya berharap melalui dinas pariwisata dapat diperluas, mulai dari tingkat kecamatan menjadi tingkat kota dari sisi budaya. Diharapkan melalui kegiatan ini penguatan dari nilai budaya lokal lebih dimaksimalkan kembali, khususnya di wilayah Depok.
“Kedepannya mungkin bisa ditingkatkan dan saran pawai juga dapat diperhatikan kembali agar tidak menggangu ketertiban umum. Selain itu dapat di koordinir dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu , Ketua Yayasan YALIJU Mustopa Dwi Putra menambahkan, festival telah diselenggarakan selama dua kali dan telah menjadi even tahunan religi. Yang dikemas sedemikian rupa ditambah dengan santunan yatim yang ada di Sawangan.
“Ide awalnya adalah untuk santunan anak yatim, hanya ide ini dikembangkan lagi agar masyarakat lebih bangkit akan kepedulian sosialnya. Kita buatlah acara karnaval ini. Peserta yang terlibat sekitar dua ribu orang,” jelasnya.
Dari tahun ketahun kreasi yang ditampilkan semakin sejalan dengan program pemerintah kota yang akhirnya membuat pihak pemerintah pun memberikan apresiasi lebih. Antara lain dengan memberikan hadiah uang pembinaan dan memperebutkan piala bergilir Walikota Depok yang diberikan kepada kreasi yang terbaik.
“Sekarang ada kreasi kuliner Ongol sepanjang 15 meter. Santunan untuk anak yatim berjumlah 113 yang berasal dari wilayah Kelurahan Sawangan yang terdapat di 4 RW. Mereka mendapatkan uang saku, peralatan sekolah dan sembako,” tambahnya.
PPIDswg





